Berikut adalah poin-poin ringkasan materi Berkenalan dengan Alam yang membahas sejarah pembentukan bumi berdasarkan pembabakan zaman secara geologis:
- Proses Pembentukan Bumi: Bumi yang kita pijak tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses yang sangat lama hingga stabil dan layak huni, dengan berbagai fenomena alam yang terjadi pada setiap zamannya.
- Zaman Arkaekum/Azoikum (Sekitar 2.500 juta tahun lalu): Merupakan zaman tertua di mana kulit bumi masih sangat panas dan belum stabil. Pada masa ini, belum ada tanda-tanda kehidupan di permukaan bumi.
- Zaman Paleozoikum (Sekitar 340 juta tahun lalu): Dikenal sebagai zaman hidup tua atau zaman primer. Kondisi bumi mulai mendingin dan mulai muncul tanda-tanda kehidupan berupa makhluk bersel satu (mikroorganisme), hewan tidak bertulang punggung, berbagai jenis ikan, serta amfibi.
- Zaman Mesozoikum (Sekitar 140 juta tahun lalu): Disebut juga zaman hidup pertengahan atau zaman sekunder. Pada masa ini, jenis reptil mencapai tingkat perkembangan tertinggi, ditandai dengan dominasi hewan-hewan raksasa (Dinosaurus). Di akhir zaman ini, jenis reptil besar tersebut punah karena proses seleksi alam.
- Zaman Neozoikum (Sekitar 60 juta tahun lalu): Merupakan zaman hidup baru yang dibagi menjadi dua masa utama:
- Zaman Tersier: Ditandai dengan perkembangan jenis hewan menyusui atau mamalia, seperti kera dan monyet.
- Zaman Kuarter: Merupakan masa terpenting karena mulai muncul tanda-tanda kehidupan manusia dan aktivitasnya di bumi.
Sumber Rujukan: Nursa’ban, M., & Supardi. (2023). Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
